Kolaborasi Pemerintah dan Pengembang Jadi Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah di Banten

Kolaborasi Pemerintah dan Pengembang Jadi Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah di Banten

Sektor perumahan Indonesia sedang menghadapi tantangan serius: mengejar pembangunan unit rumah sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan. Masalah ini menjadi fokus utama saat Musyawarah Daerah Realestat Indonesia (REI) Banten ke-9 digelar di Serang pada 26 Oktober 2024.

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan data mengkhawatirkan: sekitar 30 juta keluarga Indonesia masih belum memiliki rumah atau tinggal di hunian yang tidak layak. Untuk mengatasi krisis perumahan ini, pemerintah telah meluncurkan program ambisius yang perlu didukung semua pihak.

“Keberhasilan penyediaan perumahan tidak sekadar mengejar jumlah unit yang dibangun semata. Kita harus memastikan bahwa rumah tersebut benar-benar terjangkau, layak huni, aman, serta didukung oleh air bersih, sanitasi, transportasi, dan fasilitas dasar lainnya,” tegas Sultan dalam sambutannya.

Sultan menekankan bahwa sinergi kuat diperlukan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, dan masyarakat. Program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto hanya bisa berhasil jika semua elemen bekerja sama secara konkret dan terukur.

Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi kontribusi REI dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui sektor properti. Dia menekankan perlunya melindungi konsumen dari praktik merugikan seperti penipuan booking fee, sekaligus memastikan para pengembang yang patuh aturan mendapat dukungan pemerintah.

Data dari kajian REI-UI menunjukkan sektor properti menyerap investasi tahunan sekitar Rp135-140 triliun. Setiap injeksi modal sebesar rentang tersebut mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekitar 0,5 persen, membuka lapangan kerja secara masif.

Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyoroti urgensi kemudahan perizinan dan kepastian status lahan sebagai faktor krusial. “Program perumahan massal seperti pembangunan 3 juta rumah sangat rasional dan cerdas dalam konteks pemulihan ekonomi serta pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Musda ke-9 REI Banten menghasilkan kepemimpinan baru untuk periode 2026-2029, dengan Chin Finddy Wong terpilih sebagai Ketua DPD REI Banten. Finddy berkomitmen melanjutkan semangat pertumbuhan bersama dan meningkatkan kontribusi industri properti Banten untuk pembangunan nasional.

Sumber: industriproperti.com

Baca Juga

Scroll to Top