Kebakaran Hutan RI Picu Krisis Polusi Udara di Seluruh Asia Tenggara

Kebakaran Hutan RI Picu Krisis Polusi Udara di Seluruh Asia Tenggara

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia telah memicu dampak kesehatan dan lingkungan yang serius di berbagai negara Asia Tenggara. Asap tebal dari titik api di tanah air menyebar ke wilayah tetangga, menciptakan kondisi udara yang berbahaya bagi jutaan penduduk.

Singapura mengalami tingkat polusi paling ekstrem dengan partikel halus PM2.5 mencapai 288 mikrogram per meter kubik—jauh melampaui ambang batas yang aman. Standar WHO merekomendasikan konsentrasi PM2.5 tidak boleh melebihi 15 mikrogram per meter kubik dalam jangka panjang.

Dampak kabut asap tidak hanya mengganggu kualitas udara, tetapi juga berdampak pada sistem pendidikan di beberapa negara. Timor-Leste terpaksa menutup sekolah-sekolahnya sebagai upaya melindungi kesehatan anak-anak dari paparan udara kotor.

Krisis ini menunjukkan betapa pentingnya pengendalian karhutla di Indonesia sebagai tanggung jawab regional, mengingat dampak asap dapat melintasi batas negara dan mempengaruhi jutaan orang di kawasan Asia Tenggara secara bersamaan.

Sumber: Detik.com

Baca Juga

Scroll to Top