
Pengelola properti komersial dan pemilik rumah modern kini punya pilihan baru untuk menghemat biaya listrik bulanan. Perusahaan teknologi energi BLUETTI meluncurkan sistem penyimpanan daya berbasis baterai lithium yang bisa digunakan mulai dari skala rumah tinggal hingga gedung besar dan pabrik.
Sistem penyimpanan ini bekerja dengan cara menyimpan energi matahari atau listrik pada saat tarif murah, lalu menggunakannya saat kebutuhan daya sedang tinggi atau saat listrik utama mati. Teknologinya bernama “peak shaving” (pengurangan beban puncak) dan “energy arbitrage” (memanfaatkan perbedaan tarif berdasarkan waktu), strategi yang secara nyata mampu menurunkan pengeluaran energi bulanan sekaligus menjaga operasional bangunan tetap berjalan saat terjadi pemadaman.
Untuk gedung komersial dan pabrik, BLUETTI menawarkan sistem dengan kapasitas 64 kilowatt-jam hingga 240 kilowatt-jam, lengkap dengan panel surya dan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik. Sistem terintegrasi ini memadukan teknologi penyimpanan energi sebagai infrastruktur penting bagi bangunan ramah lingkungan (green building) yang ingin mengurangi biaya operasional jangka panjang.
Untuk pengguna rumah dan usaha kecil, BLUETTI merilis lini produk bernama HomeStar dan seri PREMIUM dengan fitur manajemen energi cerdas berbasis aplikasi smartphone, perlindungan daya darurat (UPS), dan pengisian cepat dari panel surya. Produk-produk ini dirancang khusus untuk konsep rumah pintar yang memerlukan pasokan daya cadangan yang responsif dan dapat diandalkan.
Kendala utama pengadaan sistem energi surya adalah harga awal yang tinggi, namun BLUETTI kini menawarkan opsi pembayaran cicilan fleksibel melalui platform digital BLUETTI GO. Skema pembayaran bertahap ini membuka akses teknologi energi mandiri bagi pemilik rumah, klinik, dan usaha kecil menengah yang sebelumnya terhalang investasi awal yang mahal.
Selain untuk hunian dan gedung komersial, BLUETTI juga menyediakan unit daya portabel berkapasitas tinggi seperti Pioneer 5000 (daya 5.000 watt) yang berguna bagi pengembang properti dan kontraktor untuk menyuplai listrik cadangan di lokasi konstruksi, pameran outdoor, atau kegiatan taman. Inovasi BLUETTI menunjukkan bagaimana teknologi energi terbarukan kini bukan hanya komitmen lingkungan, tetapi juga strategi hemat biaya yang konkret bagi berbagai segmen pengguna properti.
Sumber: propertiterkini.com
Baca Juga

BP Tapera Bidik PNS dan UMKM untuk Program Hunian Subsidi

Bisnis Gudang dan Logistik Dorong Laba RISE Membengkak 183 Persen di 9 Bulan Pertama 2026

BTN Perluas Jangkauan KPR hingga Rp552 Triliun dengan Strategi Digital dan Inklusi Finansial

