
Keterjangkauan tempat tinggal menjadi krisis sosial yang menggerakkan ribuan warga Portugal untuk berdemonstrasi. Pada 27 Oktober 2026, massa aksi berkumpul di depan gedung parlemen Lisbon menuntut pemerintah mengambil tindakan nyata menghadapi lonjakan harga rumah dan sewa yang sudah di luar jangkauan masyarakat kebanyakan.
Data menunjukkan harga properti di negara itu melonjak lebih dari dua kali lipat sejak 2017. Tidak hanya itu, biaya sewa untuk kontrak baru juga hampir berlipat dua dalam rentang waktu sama. Pertumbuhan harga yang pesat ini tidak sejalan dengan kenaikan penghasilan pekerja, menciptakan kesenjangan yang semakin dalam.
Erica Rodrigues, seorang aktris berusia 39 tahun yang hadir dalam demonstrasi, mengatakan “krisis perumahan telah memengaruhi berbagai kelompok usia, bukan hanya generasi muda.” Pandangan serupa juga dikemukakan Joao Martins, 39 tahun yang sedang menganggur, yang menegaskan bahwa “perjuangan untuk memperoleh hunian yang layak dan terjangkau merupakan kepentingan seluruh masyarakat.”
Demonstran menyoroti rancangan undang-undang pemerintah koalisi yang dipimpin Perdana Menteri Luis Montenegro, yang dinilai akan mempercepat pengusiran penyewa dan menghapus batasan kenaikan harga sewa untuk kontrak baru. Rancangan tersebut telah melewati pembacaan awal di parlemen ketika aksi demo berlangsung bersamaan dengan pembahasan anggaran 2027.
Protes juga dipicu oleh aksi pembubaran kamp tenda aktivis perumahan di Lisbon dan Porto pada 25 Oktober. Kepolisian melaporkan 11 orang luka ringan termasuk tiga petugas dalam operasi tersebut, namun kelompok aktivis Casa para Viver menyebutkan jumlah korban mencapai 60 orang. Badan pengawas dalam negeri Portugal (IGAI) dan jaksa telah membuka penyelidikan terhadap perilaku aparat.
Krisis hunian Portugal mencerminkan tekanan sosial yang meningkat di berbagai belahan Eropa, di mana pertumbuhan harga properti jauh melampaui pertumbuhan pendapatan penduduk. Situasi ini memposisikan kebijakan perumahan sebagai tantangan krusial bagi setiap pemerintah di kawasan, mendorong kebutuhan solusi komprehensif mulai dari peningkatan pasokan, perlindungan penyewa, hingga program pembiayaan yang terjangkau.
Sumber: industriproperti.com
Baca Juga

MEGABUILD Indonesia 2027 Siap Jadi Ajang Temu Bisnis Properti dan Konstruksi

Kolaborasi Pemerintah dan Pengembang Jadi Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah di Banten

Menteri Bahlil Desak Perusahaan Migas Percepat Produksi, atau Serahkan Konsesi

