:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365295/original/010827300_1791169286-WhatsApp_Image_2026-10-05_at_09.55.34.jpeg)
Bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo Subianto menyematkan dua kelas penghargaan sipil tertinggi kepada tujuh tokoh militer aktif dan purnawirawan. Acara berlangsung di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Tiga orang menerima Bintang Mahaputera Adipurna — kelas paling tinggi dari penghargaan ini. Mereka adalah Jenderal (Purn) Djamari Chaniago yang sebelumnya menjabat Menko Polkam periode 2025–2026, Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin selaku Menteri Pertahanan, dan Jenderal Agus Subiyanto yang kini menjabat Panglima TNI.
Empat pejabat lainnya mendapatkan Bintang Mahaputera Adipradana, yakni kelas kedua tertinggi. Mereka adalah Jenderal Tandyo Budi Revita (Wakil Panglima TNI), Jenderal Maruli Simanjuntak (Kasad), Laksamana Muhammad Ali (Kasal), dan Marsekal Mohamad Tonny Harjono (Kasau). Dasar hukum penganugerahan ini adalah Keputusan Presiden Nomor 87/TK/Tahun 2026.
Bintang Mahaputera sendiri adalah penghargaan sipil tertinggi kedua di Indonesia, tepat satu tingkat di bawah Bintang Republik Indonesia. Penghargaan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, dan diberikan kepada pihak yang dinilai berjasa luar biasa bagi keutuhan dan kemajuan negara.
Yang menarik, kelas Adipurna punya status istimewa karena secara otomatis melekat pada Presiden dan Wakil Presiden begitu mereka dilantik. Artinya, ketiga penerima kelas ini kini menyandang bintang kehormatan yang setara dengan kepala negara.
Untuk bisa menerima penghargaan ini, seseorang harus memenuhi tiga kriteria ketat sesuai Pasal 28 Ayat 2 undang-undang tersebut: berjasa luar biasa di bidang yang bermanfaat bagi bangsa, memiliki pengabdian besar di berbagai sektor termasuk pertahanan dan militer, serta jasanya sudah diakui secara nasional maupun internasional. Penganugerahan tujuh tokoh TNI ini menjadi penanda resmi negara atas kontribusi mereka selama mengabdi kepada bangsa.
Sumber: Liputan6
Baca Juga

Menlu Singapura Datang Mendadak, akan Bertemu Prabowo Hari Ini

Wakil Bupati Bogor Tidak Hadir di Pemeriksaan KPK, Dijadwalkan Ulang

Pemerintah Salurkan Rp480 Miliar Bantuan Presiden untuk Tangani Kebakaran Hutan ke 44 Daerah

