
Pelindo Regional 2 Pontianak sedang mempersiapkan relokasi jalan nasional di kawasan Mempawah dengan target penyelesaian pada akhir 2027 atau awal 2028. Proyek ini melibatkan pemindahan ruas jalan sepanjang 5,6 kilometer yang saat ini masih melintas melalui area Pelabuhan Kijing.
Menurut General Manager PT Pelindo Regional 2 Pontianak, Dewa Cipta Hadi, “Jalan sebelumnya melintasi kawasan Pelabuhan Kijing. Dengan direlokasi dapat memperlancar arus kendaraan.” Saat ini, proyek ini masih menunggu proses serah terima barang milik negara dari Kementerian Keuangan sebelum dapat dilaksanakan secara penuh.
Relokasi jalan ini dirancang untuk memberikan manfaat operasional bagi pelabuhan maupun ekonomi wilayah. Dengan jalur tersebut pindah ke lokasi lain, kendaraan logistik dapat bergerak lebih lancar, operasional pelabuhan meningkat, dan konektivitas transportasi darat di Mempawah menjadi lebih baik.
Pengembangan Pelabuhan Kijing juga didukung oleh bermitra strategis dari dalam dan luar negeri, termasuk perusahaan pengolahan kelapa sawit seperti PT Pacific Bio Industry, PT Khatulistiwa Cakrawala (Apical Group), PT Energi Unggul Persada, dan PT Riya Pacific Nabati. Kolaborasi ini menciptakan ekosistem kepelabuhanan yang lebih kuat di kawasan tersebut.
Pelindo juga bekerja sama dengan Mind ID Group untuk mendukung program hilirisasi alumina, sebuah inisiatif pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan infrastruktur yang terus ditingkatkan dan dukungan mitra strategis, Pelabuhan Kijing diharapkan menjadi simpul logistik utama di Kalimantan Barat dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan.
Sumber: Antara News
Baca Juga

BP Tapera Bidik PNS dan UMKM untuk Program Hunian Subsidi

Bisnis Gudang dan Logistik Dorong Laba RISE Membengkak 183 Persen di 9 Bulan Pertama 2026

BTN Perluas Jangkauan KPR hingga Rp552 Triliun dengan Strategi Digital dan Inklusi Finansial

