BP Tapera Bidik PNS dan UMKM untuk Program Hunian Subsidi

BP Tapera Bidik PNS dan UMKM untuk Program Hunian Subsidi

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sedang gencar mempromosikan program hunian bersubsidi kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Langkah ini dilakukan karena kedua kelompok tersebut dinilai memiliki kebutuhan mendesak akan akses perumahan yang terjangkau.

Berdasarkan survei internal di lingkungan Kementerian UMKM, ditemukan bahwa sebanyak 57 dari 105 pegawai belum memiliki rumah pribadi. Mayoritas responden (83,8%) menginginkan skema cicilan dengan jangka waktu 5 hingga 15 tahun, sementara preferensi tipe rumah tapak mendominasi dengan angka 67,6% dari total responden.

Mengenai besaran angsuran yang diinginkan, data menunjukkan kisaran ideal cicilan bulanan adalah Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. “Sebanyak 60 dari 105 responden belum memiliki rumah sendiri. Dimana sebanyak 83,8% memilih tenor 5 sampai dengan 15 tahun. Ada juga sebanyak 4 orang yang memilih opsi di atas 20 tahun,” ungkap Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Christina Agustin.

Menanggapi hasil survei tersebut, pihak BP Tapera melihat data ini sebagai masukan berharga untuk perumusan kebijakan ke depan. Deputi Komisioner BP Tapera, Sid Herdi Kusuma menyatakan bahwa “Apabila Kementerian UMKM berencana menyelenggarakan expo, maka kami dapat memberikan support dari sisi pengembang dan perbankan.”

BP Tapera juga menyiapkan berbagai informasi praktis mengenai tata cara dan syarat pengajuan hunian subsidi, lengkap dengan pemetaan lokasi rumah-rumah yang tersedia dalam sistem SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang). Hal ini memudahkan calon pembeli untuk memilih properti sesuai kebutuhan dan lokasi yang diinginkan.

Dengan populasi UMKM Indonesia mencapai 66 juta pelaku aktif yang menyerap 117 juta tenaga kerja, namun hanya sebagian kecil yang mampu mengakses pembiayaan formal, program hunian subsidi ini diharapkan menjadi solusi konkret. Kolaborasi antara BP Tapera, Kementerian UMKM, dan institusi keuangan akan membantu lebih banyak keluarga Indonesia memiliki rumah layak dengan cicilan yang ringan.

Sumber: industriproperti.com

Baca Juga

Scroll to Top