
Calon pembeli properti di kawasan penyangga Jakarta kini semakin mengutamakan kemudahan akses dan efisiensi waktu perjalanan dibanding faktor lainnya. Perubahan preferensi ini mencerminkan kebutuhan masyarakat urban yang sibuk dan menginginkan kualitas hidup lebih baik di tengah padatnya lalu lintas kota.
Kota mandiri Paramount Petals di koridor Curug–Bitung, Tangerang, dibangun di atas lahan sekitar 400 hektare dengan fokus utama pada konektivitas internal dan keterhubungan dengan jaringan jalan regional. Pengembang Paramount Land merancang kawasan ini dengan sistem jalan yang terstruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemudahan mobilitas harian.
Pengamat tata kota Yayat Supriatna menekankan bahwa infrastruktur berkualitas menjadi kunci nilai investasi properti jangka panjang. “Nilai sebuah kawasan akan meningkat ketika infrastrukturnya baik, akses jalannya mudah, lingkungannya tertata, dan mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien,” ujarnya.
Di Paramount Petals, jaringan jalan utama berbentuk boulevard arah utara–selatan memainkan peran penting dalam mengurangi kemacetan dan mempercepat waktu tempuh penghuni menuju fasilitas kesehatan, area komersial, pusat pendidikan, dan ruang hijau. Penghematan waktu perjalanan ini memberikan ruang lebih bagi keluarga untuk beristirahat dan berkualitas bersama.
Kawasan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti Community Club, Pasar Modern Paramount Petals, Bethsaida Clinic, dan armada pemadam kebakaran internal. Layanan shuttle bus yang beroperasi rute Paramount Petals–Grogol juga mempermudah akses ke pusat kota Jakarta.
Direktur Sales & Marketing Paramount Land Ferry John Sihombing menjelaskan komitmen pengembang: “Di Paramount Petals, fokus utama kami adalah menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang mampu mendukung gaya hidup modern yang aktif, seimbang, dan berkualitas.” Infrastruktur dirancang untuk memastikan mobilitas efisien baik dalam kawasan maupun menuju pusat bisnis barat Jakarta.
Posisi strategis Paramount Petals memberi keunggulan aksesibilitas ke berbagai area, termasuk rencana akses tol langsung di KM 25 Tol Jakarta–Merak, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan kota-kota sekitarnya. Hingga pertengahan 2026, kawasan ini telah menyelesaikan lebih dari 1.150 unit properti dengan lebih dari 700 kepala keluarga yang telah menghuni.
Paramount Petals kini meluncurkan klaster hunian terbaru bernama Klaster Mimosa dengan harga mulai dari Rp1,6 miliar untuk tipe terkecil dan dari Rp2,4 miliar untuk tipe dengan lebar 8 meter. Kombinasi perencanaan kota yang matang, fasilitas lengkap, dan mobilitas efisien menjadikan kawasan ini solusi hunian ideal bagi masyarakat perkotaan yang menginginkan kualitas hidup lebih baik.
Sumber: propertiterkini.com
Baca Juga

Pemerintah Jaga Industri Keramik Tetap Kompetitif dengan Dua Strategi Utama

Portugal Dilanda Krisis Hunian, Ribuan Warga Turun ke Jalan Desak Pemerintah

Alam Sutera Membuka Peluang Hunian Hijau di Pontianak dengan Konsep Tropis Modern

